Biografi Sergio Aguero

agueroData diri:

Lahir: Jun 02, 1988
Tempat Lahir : Buenos Aires
Kewarganegaraan: Argentina
Tinggi : 174 cm
Berat badan : 74 kg

Hingga kini duo Aguero dan Forlan di Atletico menjadi salah satu duet penyerang tersubur di Eropa pada musim 2007-08. Hingga akhir April 2008, keduanya telah menyumbang 41 gol bagi Atletico.

BADAN boleh kecil. Postur setinggi 174 cm saja dan berat 74 kg. Namun jangan terkecoh oleh kemungilan bodinya. Setiap kali bermain banyak penonton yang berharap semoga dia ada di dalam timnya.

Itulah Sergio “Kun” Aguero, striker berbahaya yang juga mampu bermain dengan baik sebagai gelandang serang. Dialah maskot baru Los Rojiblancos, usai pindahnya Fernando Torres ke Liverpool.

Aguero dibeli Atletico dari klub Argentina, Independiente pada awal musim 2006-07. Kabarnya Atletico menebusnya dengan harga 23 juta euro. Jumlah itu tidak sedikit, namun dirasa sepadan untuk menggaet Aguero yang waktu itu juga diminati Bayern Muenchen, Palermo, dan Liverpool. Maklum, kiprah pemain kelahiran 2 Juni 1988 ini begitu memesona sehingga menarik perhatian banyak klub.

Aguero termasuk salah satu bintang muda sepak bola Argentina. Debutnya di Liga Argentina saja sudah menciptakan rekor. Ya, dia sudah menjalani partai pertama di liga utama Argentina dalam umur 15 tahun 35 hari melawan San Lorenzo (07/07/03). Tidak tanggung-tanggung, saat itu Aguero langsung memecahkan rekor pemain legendaris Diego Maradona sebagai pemain termuda yang pernah tampil di Liga Argentina.

Pastilah bukan sembarang pemain, jika mampu mengalahkan Maradona. Dan, Aguero memang istimewa. Olah bolanya mengundang decak kagum, meski umurnya masih belia.
Maka, tanpa ragu, Atletico pun membelinya, meski harus memecahkan rekor transfer klub.

Sayang, di musim perdananya di Divisi Primera, Aguero belum langsung padu. Kehebatannya dengan mengemas 17 gol dari 34 partai di Liga Argentina pada musim 2005-06 langsung menguap di musim 2006-07. Aguero hanya menyumbang 6 gol dalam 38 kali laga di Divisi Primera.

Kendati demikian, Aguero tetap dinilai sebagai pemain bermasa depan cerah. Di musim perdananya itu dia tetap mencuri perhatian dengan penampilan istimewanya dalam beragam pertandingan. Satu yang fenomenal adalah kemampuannya mengobark-abrik pertahanan tim sekelas Barcelona di Divisi Primera.

Sinar Aguero baru kembali bersinar satu musim sesudahnya. Itu hadir di waktu yang tepat. Pada awal musim 2007-08, Atletico kehilangan Torres yang pindah ke Liverpool. Los Rojiblancos kontan diprediksi limbung karena kehilangan bintangnya. Namun mereka lupa di sana ada Aguero. Pemain ini bisa menggantikan peran Torres sebagai produsen gol bagi Atletico.

Benar. Berbeda dengan musim sebelumnya, Aguero tampil solid di musim 2007-08. Dia rupanya cocok bermain dengan Diego Forlan di lini depan. Faktanya, Aguero sudah mampu mencetak lebih dari 15 gol di Divisi Primera.

Prestasi ini langsung berdampak positif kepada Atletico. Di musim 2007-08, Atletico mampu menembus posisi empat besar. Kini mereka tengah berupaya lolos ke Liga Champions. Ini tidak mungin terjadi jika Aguero tidak ada di dalam tim. Pasalnya, Aguero banyak membantu Atletico dengan sumbangan golnya yang terus mengalir deras. (asis)

~ oleh anggi nugraha pada 13 Desember 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: